logo
spanduk spanduk

Rincian berita

Rumah > Berita >

Berita Perusahaan Tentang AS Menegakkan Batas Berat Jembatan Federal untuk Truk Komersial

Peristiwa
Hubungi Kami
Mrs. Shirley
86-400-6688-076
Hubungi Sekarang

AS Menegakkan Batas Berat Jembatan Federal untuk Truk Komersial

2025-12-17
Undang-Undang Jembatan Federal: Penjaga Infrastruktur Transportasi AS

Bayangkan sebuah truk yang sarat muatan melaju kencang di jalan raya. Pengoperasiannya yang aman tidak hanya penting bagi pengemudi tetapi juga bagi seluruh sistem transportasi. Kekuatan tak kasat mata apa yang memastikan keselamatan ini? Salah satu jawaban utamanya adalah Undang-Undang Jembatan Federal (FBL). Bertindak sebagai "penjaga" infrastruktur transportasi, undang-undang AS ini memberlakukan batasan ketat pada berat dan dimensi kendaraan untuk melindungi jembatan dan jalan raya, serta memastikan keselamatan publik. Artikel ini memberikan analisis komprehensif tentang FBL, prinsip-prinsip intinya, metode perhitungan, dan aplikasi dunia nyata.

I. Ikhtisar: Peran Mendasar Undang-Undang Jembatan Federal

Undang-Undang Jembatan Federal (FBL) adalah peraturan dasar yang ditetapkan oleh pemerintah federal AS untuk mengatur pengoperasian kendaraan berat di Sistem Jalan Raya Federal, termasuk jalan raya antarnegara bagian dan Jaringan Jalan Raya Nasional. Undang-undang ini bertujuan untuk melindungi infrastruktur jalan—terutama jembatan—dari keausan berlebihan dan kerusakan struktural sekaligus meningkatkan keselamatan publik. Dengan memberlakukan batasan ketat pada berat kendaraan, beban gandar, dan dimensi, FBL mencegah kelebihan beban dan mengurangi risiko kecelakaan.

II. Batasan Berat: Empat Aturan Inti

FBL memberlakukan batasan berat melalui empat peraturan utama:

  1. Batas Gandar Tunggal: Berat maksimum yang diizinkan untuk gandar tunggal adalah 20.000 pon (sekitar 9.072 kg). Hal ini mencegah tekanan terpusat yang dapat merusak permukaan jalan.
  2. Batas Gandar Tandem: Untuk dua gandar berturut-turut yang berjarak 8 kaki (2,44 meter) atau kurang, berat gabungan tidak boleh melebihi 34.000 pon (15.422 kg). Hal ini melindungi jembatan dari tekanan berlebihan.
  3. Rumus Jembatan Federal (FBF): Berat kotor (GVW) kendaraan atau berat kelompok gandar berturut-turut dibatasi oleh rumus yang mempertimbangkan jumlah dan jarak gandar, yang memungkinkan berat yang lebih tinggi dalam kondisi tertentu.
  4. Batas Berat Kotor Antarnegara Bagian: Bahkan jika FBF mengizinkan berat yang lebih tinggi, tidak ada kendaraan di jalan raya antarnegara bagian yang boleh melebihi 80.000 pon (36.287 kg). Hal ini memastikan kapasitas yang seragam di seluruh jaringan.
III. Rumus Jembatan Federal: Presisi dalam Perhitungan Berat

Rumus Jembatan Federal adalah inti dari FBL, menyesuaikan berat yang diizinkan berdasarkan konfigurasi gandar:

W = 500 ( (LN / (N-1)) + 12N + 36 )

Di mana:

  • W = Berat maksimum yang diizinkan untuk kelompok gandar (dibulatkan ke 500 lbs terdekat). Nilai titik tengah dibulatkan ke bawah (misalnya, 62.250 lbs menjadi 62.000 lbs).
  • L = Jarak dalam kaki (dibulatkan ke kaki terdekat) dari pusat gandar terdepan ke pusat gandar paling belakang.
  • N = Jumlah total gandar dalam grup.

Rumus tersebut mencerminkan prinsip distribusi berat: lebih banyak gandar dan jarak yang lebih panjang memungkinkan berat total yang lebih tinggi dengan menyebarkan tekanan beban.

IV. Tabel Jembatan Federal: Alat Referensi Cepat

Untuk menyederhanakan kepatuhan, Administrasi Jalan Raya Federal (FHWA) menerbitkan tabel jembatan yang mencantumkan berat maksimum untuk konfigurasi gandar umum. Operator dapat merujuk ini alih-alih melakukan perhitungan manual.

V. Studi Kasus: Konfigurasi Gandar dan Batasan Berat

Contoh praktis mengilustrasikan penerapan FBL:

Kasus 1: Truk Sampah Dua Gandar
  • Jarak gandar: 215 inci (≈17,9 kaki, dibulatkan menjadi 18 kaki)
  • Jumlah gandar: 3
  • Berat maksimum: 51.000 lbs
Kasus 2: Truk Sampah Empat Gandar
  • Jarak gandar: 215 inci (≈17,9 kaki, dibulatkan menjadi 18 kaki)
  • Jumlah gandar: 5
  • Berat maksimum: 60.500 lbs (lebih tinggi karena gandar tambahan)
Kasus 3: Truk Empat Gandar dengan Jarak Diperpanjang
  • Jarak gandar: 250 inci (≈20,8 kaki, dibulatkan menjadi 21 kaki)
  • Jumlah gandar: 5
  • Berat maksimum: 62.500 lbs (peningkatan lebih lanjut dari jarak yang lebih panjang)
Kasus 4: Truk "Super Dump" Tujuh Gandar
  • Jarak gandar total: 35 kaki (dengan gandar yang dapat diperpanjang)
  • Jumlah gandar: 7
  • Berat yang dihitung: 80.500 lbs → Dibatasi pada 80.000 lbs untuk antarnegara bagian
VI. Batasan Dimensi: Lebar, Panjang, dan Tinggi

FBL juga mengatur dimensi kendaraan:

  • Lebar: Maksimum 102 inci (2,59 meter) di seluruh negeri.
  • Panjang: Tidak ada batasan federal untuk truk lurus; negara bagian menetapkan aturan individual.
  • Tinggi: Demikian pula ditentukan oleh undang-undang negara bagian.

Catatan: Standar panjang federal berlaku untuk trailer, semi-trailer, dan kombinasi kendaraan.

VII. Variasi Negara Bagian dan Izin Khusus

Negara bagian dapat mengizinkan pengecualian untuk muatan berukuran/kelebihan berat dengan izin khusus, biasanya dikeluarkan untuk rute atau jenis kargo tertentu, seringkali dengan biaya tambahan dan persyaratan keselamatan.

VIII. Penegakan dan Sanksi

Badan negara bagian menegakkan FBL. Pelanggaran dapat mengakibatkan denda, penyitaan kendaraan, atau penangguhan lisensi, yang menekankan kepatuhan yang ketat.

IX. Kemajuan Teknologi

Teknologi yang muncul seperti sistem penimbangan dalam gerakan otomatis dan pemantauan infrastruktur cerdas menjanjikan penegakan FBL yang lebih efisien dan jalan yang lebih aman.

X. Kesimpulan

Undang-Undang Jembatan Federal tetap menjadi kerangka kerja penting untuk keselamatan transportasi AS, menyeimbangkan perlindungan infrastruktur dengan kebutuhan logistik. Seiring dengan perkembangan teknologi, implementasinya akan semakin tepat, memastikan jalan raya yang lebih aman dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

spanduk
Rincian berita
Rumah > Berita >

Berita Perusahaan Tentang-AS Menegakkan Batas Berat Jembatan Federal untuk Truk Komersial

AS Menegakkan Batas Berat Jembatan Federal untuk Truk Komersial

2025-12-17
Undang-Undang Jembatan Federal: Penjaga Infrastruktur Transportasi AS

Bayangkan sebuah truk yang sarat muatan melaju kencang di jalan raya. Pengoperasiannya yang aman tidak hanya penting bagi pengemudi tetapi juga bagi seluruh sistem transportasi. Kekuatan tak kasat mata apa yang memastikan keselamatan ini? Salah satu jawaban utamanya adalah Undang-Undang Jembatan Federal (FBL). Bertindak sebagai "penjaga" infrastruktur transportasi, undang-undang AS ini memberlakukan batasan ketat pada berat dan dimensi kendaraan untuk melindungi jembatan dan jalan raya, serta memastikan keselamatan publik. Artikel ini memberikan analisis komprehensif tentang FBL, prinsip-prinsip intinya, metode perhitungan, dan aplikasi dunia nyata.

I. Ikhtisar: Peran Mendasar Undang-Undang Jembatan Federal

Undang-Undang Jembatan Federal (FBL) adalah peraturan dasar yang ditetapkan oleh pemerintah federal AS untuk mengatur pengoperasian kendaraan berat di Sistem Jalan Raya Federal, termasuk jalan raya antarnegara bagian dan Jaringan Jalan Raya Nasional. Undang-undang ini bertujuan untuk melindungi infrastruktur jalan—terutama jembatan—dari keausan berlebihan dan kerusakan struktural sekaligus meningkatkan keselamatan publik. Dengan memberlakukan batasan ketat pada berat kendaraan, beban gandar, dan dimensi, FBL mencegah kelebihan beban dan mengurangi risiko kecelakaan.

II. Batasan Berat: Empat Aturan Inti

FBL memberlakukan batasan berat melalui empat peraturan utama:

  1. Batas Gandar Tunggal: Berat maksimum yang diizinkan untuk gandar tunggal adalah 20.000 pon (sekitar 9.072 kg). Hal ini mencegah tekanan terpusat yang dapat merusak permukaan jalan.
  2. Batas Gandar Tandem: Untuk dua gandar berturut-turut yang berjarak 8 kaki (2,44 meter) atau kurang, berat gabungan tidak boleh melebihi 34.000 pon (15.422 kg). Hal ini melindungi jembatan dari tekanan berlebihan.
  3. Rumus Jembatan Federal (FBF): Berat kotor (GVW) kendaraan atau berat kelompok gandar berturut-turut dibatasi oleh rumus yang mempertimbangkan jumlah dan jarak gandar, yang memungkinkan berat yang lebih tinggi dalam kondisi tertentu.
  4. Batas Berat Kotor Antarnegara Bagian: Bahkan jika FBF mengizinkan berat yang lebih tinggi, tidak ada kendaraan di jalan raya antarnegara bagian yang boleh melebihi 80.000 pon (36.287 kg). Hal ini memastikan kapasitas yang seragam di seluruh jaringan.
III. Rumus Jembatan Federal: Presisi dalam Perhitungan Berat

Rumus Jembatan Federal adalah inti dari FBL, menyesuaikan berat yang diizinkan berdasarkan konfigurasi gandar:

W = 500 ( (LN / (N-1)) + 12N + 36 )

Di mana:

  • W = Berat maksimum yang diizinkan untuk kelompok gandar (dibulatkan ke 500 lbs terdekat). Nilai titik tengah dibulatkan ke bawah (misalnya, 62.250 lbs menjadi 62.000 lbs).
  • L = Jarak dalam kaki (dibulatkan ke kaki terdekat) dari pusat gandar terdepan ke pusat gandar paling belakang.
  • N = Jumlah total gandar dalam grup.

Rumus tersebut mencerminkan prinsip distribusi berat: lebih banyak gandar dan jarak yang lebih panjang memungkinkan berat total yang lebih tinggi dengan menyebarkan tekanan beban.

IV. Tabel Jembatan Federal: Alat Referensi Cepat

Untuk menyederhanakan kepatuhan, Administrasi Jalan Raya Federal (FHWA) menerbitkan tabel jembatan yang mencantumkan berat maksimum untuk konfigurasi gandar umum. Operator dapat merujuk ini alih-alih melakukan perhitungan manual.

V. Studi Kasus: Konfigurasi Gandar dan Batasan Berat

Contoh praktis mengilustrasikan penerapan FBL:

Kasus 1: Truk Sampah Dua Gandar
  • Jarak gandar: 215 inci (≈17,9 kaki, dibulatkan menjadi 18 kaki)
  • Jumlah gandar: 3
  • Berat maksimum: 51.000 lbs
Kasus 2: Truk Sampah Empat Gandar
  • Jarak gandar: 215 inci (≈17,9 kaki, dibulatkan menjadi 18 kaki)
  • Jumlah gandar: 5
  • Berat maksimum: 60.500 lbs (lebih tinggi karena gandar tambahan)
Kasus 3: Truk Empat Gandar dengan Jarak Diperpanjang
  • Jarak gandar: 250 inci (≈20,8 kaki, dibulatkan menjadi 21 kaki)
  • Jumlah gandar: 5
  • Berat maksimum: 62.500 lbs (peningkatan lebih lanjut dari jarak yang lebih panjang)
Kasus 4: Truk "Super Dump" Tujuh Gandar
  • Jarak gandar total: 35 kaki (dengan gandar yang dapat diperpanjang)
  • Jumlah gandar: 7
  • Berat yang dihitung: 80.500 lbs → Dibatasi pada 80.000 lbs untuk antarnegara bagian
VI. Batasan Dimensi: Lebar, Panjang, dan Tinggi

FBL juga mengatur dimensi kendaraan:

  • Lebar: Maksimum 102 inci (2,59 meter) di seluruh negeri.
  • Panjang: Tidak ada batasan federal untuk truk lurus; negara bagian menetapkan aturan individual.
  • Tinggi: Demikian pula ditentukan oleh undang-undang negara bagian.

Catatan: Standar panjang federal berlaku untuk trailer, semi-trailer, dan kombinasi kendaraan.

VII. Variasi Negara Bagian dan Izin Khusus

Negara bagian dapat mengizinkan pengecualian untuk muatan berukuran/kelebihan berat dengan izin khusus, biasanya dikeluarkan untuk rute atau jenis kargo tertentu, seringkali dengan biaya tambahan dan persyaratan keselamatan.

VIII. Penegakan dan Sanksi

Badan negara bagian menegakkan FBL. Pelanggaran dapat mengakibatkan denda, penyitaan kendaraan, atau penangguhan lisensi, yang menekankan kepatuhan yang ketat.

IX. Kemajuan Teknologi

Teknologi yang muncul seperti sistem penimbangan dalam gerakan otomatis dan pemantauan infrastruktur cerdas menjanjikan penegakan FBL yang lebih efisien dan jalan yang lebih aman.

X. Kesimpulan

Undang-Undang Jembatan Federal tetap menjadi kerangka kerja penting untuk keselamatan transportasi AS, menyeimbangkan perlindungan infrastruktur dengan kebutuhan logistik. Seiring dengan perkembangan teknologi, implementasinya akan semakin tepat, memastikan jalan raya yang lebih aman dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.